Sawangan, Magelang — DPD LDII Kabupaten Magelang menggelar pengajian secara hybrid pada Senin (9/3/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Kecamatan Sawangan, sebagai studio utama, dan diikuti jamaah melalui studio mini di berbagai masjid binaan LDII di wilayah Kabupaten Magelang.

Pengajian tersebut diikuti warga LDII dari berbagai kecamatan melalui jaringan pengajian daring dan luring secara bersamaan. Selain memperkuat pembinaan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kesehatan keluarga, khususnya bagi para ibu dan keluarga muda.

Dalam kesempatan itu, KH Wahono, S.Kep., menyampaikan materi tentang pentingnya pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif bagi bayi. Ia menjelaskan bahwa menyusui bukan hanya memiliki manfaat kesehatan, tetapi juga bernilai ibadah dalam ajaran Islam.

“Menyusui adalah ibadah. Setiap tetes ASI yang diberikan kepada anak bernilai pahala,” ujarnya.

Ia menambahkan, ASI eksklusif yang diberikan sejak bayi lahir hingga usia enam bulan memiliki banyak manfaat, baik bagi bayi maupun ibu. ASI mengandung nutrisi lengkap yang dibutuhkan bayi untuk tumbuh kembang, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu perkembangan otak secara optimal.

Menurutnya, bagi ibu, menyusui juga memberikan manfaat kesehatan, seperti membantu proses pemulihan pasca-persalinan, mempererat ikatan emosional antara ibu dan anak, serta menurunkan risiko beberapa penyakit pada ibu.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Magelang, KH Modrik Santoso, S.Pd., M.M.Pd., dalam arahannya menjelaskan tentang ketentuan fidiah bagi umat Islam yang tidak mampu menjalankan puasa Ramadan karena alasan tertentu, seperti usia lanjut atau kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.

Ia juga mengingatkan warga LDII untuk memanfaatkan bulan Ramadan dengan meningkatkan kualitas ibadah melalui program “Lima Sukses Ramadan”, yaitu sukses puasa, sukses salat tarawih, sukses membaca Al-Qur’an, sukses meraih malam Lailatul Qadar, serta sukses menunaikan zakat fitrah.

“Momentum Ramadan hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas ibadah. Melalui program Lima Sukses Ramadan, diharapkan umat Islam dapat memaksimalkan amalan dan meraih keberkahan di bulan suci ini,” tuturnya.

Melalui pengajian hybrid tersebut, DPD LDII Kabupaten Magelang berharap pembinaan keagamaan dan edukasi keluarga dapat menjangkau lebih luas masyarakat, sehingga tercipta generasi yang sehat, kuat, dan berakhlak mulia dalam menjalankan nilai-nilai keislaman. (indi)