Dukun, Magelang — Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Desa Mangunsoko menggelar pengajian malam ke-21 Ramadan di Masjid Nurul Hikmah, Dukuh Mangunsoko, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, pada Selasa (10/3/2026) malam. Kegiatan tersebut diikuti warga LDII Mangunsoko dan sekitarnya sebagai upaya meningkatkan kualitas ibadah pada sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan.

Pengajian menghadirkan penceramah dari luar kecamatan, yaitu Ustadz Arif Fajar, S.T., dari Candimulyo. Dalam nasihatnya, ia mengingatkan jamaah untuk memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan dengan menjalankan program “Lima Sukses Ramadan”.

Ustadz Arif menjelaskan bahwa Lima Sukses Ramadan meliputi sukses menjalankan ibadah puasa, sukses melaksanakan salat tarawih, sukses membaca dan memahami Al-Qur’an, sukses meraih malam Lailatul Qadar, serta sukses menunaikan zakat fitrah.

“Ramadan adalah bulan penuh keberkahan yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Lima Sukses Ramadan menjadi panduan agar umat Islam dapat menjalankan ibadah secara maksimal, mulai dari puasa, tarawih, membaca Al-Qur’an, hingga menunaikan zakat fitrah,” ujar Arif Fajar.

Ia juga mengajak jamaah untuk memperbanyak amal kebaikan selama Ramadan, seperti infaq dan sedekah, serta menjaga diri dari berbagai bentuk kemaksiatan yang dapat mengurangi nilai ibadah.

“Perbanyak infaq dan sedekah karena setiap amal kebaikan di bulan Ramadan dilipatgandakan pahalanya. Di sisi lain, kita juga harus menjaga diri dari perbuatan maksiat agar ibadah yang kita lakukan tidak sia-sia,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan agar semangat beribadah tetap berlanjut setelah Ramadan berakhir. Menurutnya, bulan Syawal menjadi momentum untuk menjaga konsistensi dalam beramal.

“Setelah Ramadan, umat Islam dianjurkan untuk menunaikan zakat fitrah, melaksanakan salat Idulfitri, mempererat silaturahim dengan keluarga dan masyarakat, serta melanjutkan ibadah dengan puasa sunah enam hari di bulan Syawal,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PAC LDII Mangunsoko, Cai Heidi Prabowo, S.Pd. Gr., berharap kegiatan pengajian tersebut dapat memperkuat keimanan dan kebersamaan warga, khususnya dalam memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan.

“Kami berharap melalui pengajian ini warga semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta menjaga ukhuwah dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Heidi Prabowo.

Ia menambahkan, kegiatan pengajian Ramadan secara rutin dilaksanakan sebagai sarana pembinaan keagamaan bagi warga sekaligus mempererat silaturahim antarjamaah.

Dengan adanya pengajian tersebut, diharapkan warga semakin memahami nilai-nilai ibadah di bulan Ramadan dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik selama Ramadan maupun setelah memasuki bulan Syawal. (indi)