Magelang — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Magelang menggelar pengajian secara hibrida pada Senin malam (12/1/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Pondok Pesantren Sabilul Muttaqin, Kecamatan Sawangan, dan diikuti oleh warga LDII dari berbagai studio mini yang berlokasi di masjid-masjid binaan DPD LDII Kabupaten Magelang.
Pengajian yang berlangsung mulai pukul 18.30 hingga 22.30 WIB tersebut diikuti secara luring dan daring oleh warga LDII dari berbagai wilayah. Pelaksanaan pengajian dengan sistem hibrida ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pembinaan keagamaan sekaligus memudahkan partisipasi warga LDII tanpa mengurangi kekhidmatan kegiatan.
Dalam arahannya, Ketua DPD LDII Kabupaten Magelang, KH. Modrik Santoso, S.Pd., M.MPd., mengajak seluruh warga LDII untuk meningkatkan kualitas ibadah pada tahun 2026 dan tahun-tahun berikutnya. Ia menekankan pentingnya rasa syukur atas nikmat umur panjang yang diberikan Allah SWT dengan cara menertibkan ibadah wajib dan meningkatkan ibadah sunah.
“Bersyukur karena masih diberi umur panjang. Gunakan kesempatan ini untuk menertibkan ibadah wajib serta meningkatkan ibadah sunah,” ujar KH. Modrik Santoso.
Ia juga menegaskan bahwa peningkatan ibadah tidak hanya terbatas pada ibadah vertikal atau ibadah mahdhah, seperti salat, mengaji, dan amal jariyah, tetapi juga harus diimbangi dengan ibadah horizontal atau ghoiru mahdhah. Menurutnya, nilai-nilai seperti gotong royong, hidup rukun, kekompakan, saling bekerja sama, serta menjaga silaturahim merupakan bagian penting dari pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui pengajian ini, DPD LDII Kabupaten Magelang berharap warga LDII dapat semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat. (Indi)

0 Komentar