ldiimagelang1@gmail.com Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

LDII Muntilan Gandeng Persinas ASAD, Lahirkan Atlet Berprestasi dan Berkarakter Luhur

Muntilan, Magelang – Pimpinan Cabang (PC) LDII Kecamatan Muntilan menjalin kerja sama dengan Perguruan Pencak Silat Persinas ASAD. Kolaborasi ini diwujudkan melalui program Sekolah Pencak Silat Persinas Asad yang membidik generasi muda LDII di wilayah Kecamatan Muntilan agar mampu mengukir prestasi sekaligus memiliki budi pekerti yang baik.

Langkah awal kerja sama ini ditandai dengan digelarnya sosialisasi program Sekolah Pencak Silat pada Minggu (28/6). Acara yang berlangsung di Aula Al-Manshurin, Tejowarno, Tamanagung, Kecamatan Muntilan tersebut dihadiri dan diikuti antusias oleh ratusan orang tua generasi muda.

Ketua PC LDII Kecamatan Muntilan, Erwin Nugraha, S.Pd., menyambut baik dan mendukung penuh kolaborasi tersebut. Ia menilai olahraga bela diri merupakan sarana yang efektif untuk menyalurkan energi positif remaja.

"Kami sangat mengapresiasi kerja sama antara LDII dengan Persinas ASAD ini. Harapan kami, keberadaan Sekolah Pencak Silat ini mampu melahirkan atlet-atlet silat berbakat dari Muntilan yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus kancah internasional," ujar Erwin.

Di hadapan ratusan wali murid yang hadir, Rahmat Pambudi, S.I.P., selaku Penanggung Jawab Sekolah Pencak Silat sekaligus Wakil Ketua Persinas ASAD Kabupaten Magelang memaparkan program kerja dan kurikulum latihan secara detail.

Pambudi menekankan bahwa Persinas ASAD tidak hanya fokus pada aspek fisik dan teknik bertarung semata, melainkan juga menaruh perhatian besar pada aspek mental spiritual.

"Salah satu tujuan utama didirikannya Sekolah Pencak Silat ini adalah untuk memunculkan atlet yang tangguh secara fisik, berprestasi di gelanggang, namun tetap rendah hati dan memiliki karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Pambudi.

Melalui sinergi ini, PC LDII Muntilan dan Persinas ASAD berkomitmen untuk terus mengawal bakat-bakat muda sejak dini agar menjadi generasi penerus yang profesional religius. (dana)

Komentar