KENDAL – Era globalisasi yang kian tak terbendung menuntut organisasi untuk terus bertransformasi. Menjawab tantangan tersebut, jajaran pengurus DPD LDII Kabupaten Magelang menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Biro Teknologi, Informasi, Aplikasi, dan Telematika (TIAT) yang diselenggarakan oleh DPW LDII Provinsi Jawa Tengah.
Acara yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren GNBS, Kabupaten Kendal ini menjadi ajang strategis bagi 120 peserta dari berbagai kabupaten untuk menyelaraskan langkah dalam memperkuat digitalisasi organisasi.
Ketua DPW LDII Jawa Tengah, Prof. Dr. H. Singgih Tri Sulistiyono, M. Hum., dalam arahannya menekankan bahwa kemajuan teknologi adalah realitas yang harus dihadapi dengan kesiapan mental dan infrastruktur. Menurutnya, digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan pokok dalam berorganisasi saat ini.
"Perkembangan media sosial saat ini sangat pesat dan inklusif. Ini adalah tantangan sekaligus peluang besar bagi organisasi dakwah. Kami berharap pengurus DPD mampu mengoptimalkan ruang digital untuk menyebarluaskan pesan-pesan kebaikan secara lebih luas dan sistematis," ujar Prof. Singgih.
Ia menambahkan, karena hampir semua lapisan masyarakat kini terhubung secara digital, maka media sosial harus menjadi instrumen utama dalam syiar agama yang menyejukkan.
Hadir sebagai perwakilan dari Kabupaten Magelang, Riza Khoirudin memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Ia menilai materi yang disampaikan dalam Rakor sangat relevan dengan kebutuhan tata kelola organisasi di tingkat daerah.
"Kegiatan ini sangat strategis. Kami mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana mengelola organisasi secara lebih modern dan transparan berbasis teknologi," tutur Riza.
Pihaknya mengaku optimis untuk segera mengimplementasikan hasil koordinasi tersebut di wilayah Magelang. Fokus utamanya adalah meningkatkan kinerja pengurus melalui sistem digital yang lebih terintegrasi, sekaligus memperkuat konten dakwah kreatif di media sosial.
Dengan semangat transformasi ini, DPD LDII Kabupaten Magelang berkomitmen untuk terus beradaptasi agar kontribusi organisasi bagi masyarakat semakin dirasakan di tengah derasnya arus informasi digital. (Dana)



0 Komentar