GUNUNGKIDUL – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai karakter kepada para santri, Pondok Pesantren (PP) Sabilul Muttaqin, yang merupakan pondok binaan DPD LDII Kabupaten Magelang, menyelenggarakan kegiatan Outing Class yang berlokasi di Pantai Watu Kodok, Gunungkidul, Yogyakarta.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu hingga Senin (15-16 Februari 2026) ini difokuskan pada penerapan 29 Karakter Luhur, dengan penekanan khusus pada aspek kerukunan, kekompakan, dan kerja sama yang baik di lingkungan santri.

Rombongan santri dan pengurus berangkat dari pondok pada pukul 13.30 WIB dan tiba di lokasi tujuan menjelang petang. Setelah melakukan istirahat, shalat jamak qashar Maghrib dan Isya, serta makan malam bersama, agenda utama dimulai pada pukul 19.00 WIB.

Ketua Pondok, Bapak Waryono, memimpin langsung sesi fun games di pinggir pantai. Selain untuk mencairkan suasana, permainan ini dirancang khusus untuk menguji sekaligus meningkatkan konsentrasi para santri.

"Melalui permainan ini, kami ingin menguji sejauh mana santri dapat menjaga konsentrasi di bawah tekanan dan bagaimana mereka menyelaraskan ego demi kekompakan kelompok. Ini adalah simulasi nyata dari karakter rukun dan kompak," ujar Bapak Waryono di sela-sela kegiatan.

Suasana malam semakin akrab saat tiap kelompok berkumpul untuk membakar jagung sambil menyusun yel-yel kreatif. Di sela-sela keceriaan tersebut, setiap kelompok dipanggil secara bergantian menuju tenda Pinisepuh Pondok, Bapak KH. Wahono.

Dalam sesi yang lebih privat dan hangat tersebut, Bapak KH. Wahono memberikan sharing serta nasehat pemantapan. Hal ini bertujuan agar para santri binaan LDII Magelang ini tidak hanya sekadar bersenang-senang, tetapi juga pulang membawa bekal spiritual dan mental yang lebih kuat.

"Karakter luhur bukan hanya dihafal, tapi harus mendarah daging. Melalui alam, kita belajar bahwa keberhasilan besar hanya bisa dicapai jika ada kerukunan dan kerja sama yang baik antara satu dengan yang lainnya," tutur beliau dengan penuh wibawa.

Kegiatan malam ditutup pada pukul 23.00 WIB untuk beristirahat di tenda masing-masing. Memasuki hari kedua, Senin (16/2), kegiatan dimulai dengan shalat Subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan sesi nasehat agama sebagai penutup rangkaian acara oleh Bapak H. Wahono.

Sebagai penutup outing class, para santri diberikan waktu bebas untuk bermain dan mengeksplorasi keindahan Pantai Watu Kodok. Momen ini dimanfaatkan para santri untuk menikmati alam sebelum kembali ke rutinitas pembelajaran di pondok pesantren dengan semangat baru dan karakter yang lebih baik. (Fera)