Dukun, Magelang — DPD LDII Kabupaten Magelang melalui Pengurus Keputrian LDII Magelang menggelar Pengajian Keputrian dengan materi bab thaharah pada Minggu (22/2/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Jami’ Al-Fatah, Klatak, Banyudono, Kecamatan Dukun, sebagai bagian dari pembinaan generasi penerus (generus) putri menjelang bulan suci Ramadhan.

Pengajian diikuti generus putri mulai jenjang SD kelas 5–6, SMP, SMA, hingga usia pranikah dari PC dan PAC setempat. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta, baik yang telah baligh maupun belum, agar memahami hukum-hukum terkait haid, istihadhah, dan nifas berdasarkan dalil Al-Qur’an dan Al-Hadis.

Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan penyampaian materi oleh Ibu Euis Rosmalina, S.Pd.Gr. Dalam paparannya, ia menjelaskan dalil-dalil tentang thaharah, meliputi hukum haid, ciri-ciri darah haid, perbedaan dengan istihadhah, hukum nifas, macam-macam najis, serta tata cara bersuci sesuai tuntunan syariat.

Materi berikutnya disampaikan melalui sesi praktik oleh mubalighot setempat, Ustadzah Minari. Ia memaparkan secara rinci perbedaan karakteristik darah haid dan istihadhah serta mempraktikkan tata cara bersuci yang benar agar peserta lebih memahami penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai penutup, Pembina Keputrian LDII Magelang, Ibu Mutmainah, menyampaikan nasihat penguatan pemahaman agama. Ia menegaskan bahwa menjaga kesucian merupakan syarat sahnya ibadah, sehingga pemahaman thaharah menjadi hal mendasar bagi setiap muslimah.

“Pemahaman tentang haid, istihadhah, dan nifas bukan sekadar pengetahuan, melainkan kewajiban yang harus dipahami setiap muslimah. Jika tidak menjaga kesucian dari najis, ibadah yang dilakukan bisa tidak sah. Karena itu, generus putri harus memahami batasan waktu dan tata cara bersuci sesuai dalil Al-Qur’an dan Al-Hadis,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembekalan ilmu sejak dini menjadi langkah penting agar generus putri mampu mengamalkan ajaran agama secara benar dan konsisten, terutama dalam menyambut dan menjalani ibadah di bulan Ramadhan.




Melalui pengajian ini, LDII Kabupaten Magelang berharap generus putri semakin mantap dalam memahami dan mengamalkan ilmu thaharah, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan sah, tertib, dan penuh keyakinan. (Fera)