Mertoyudan, Magelang — Pengurus Yayasan Hidayatullah Haqqul Yaqin Mertoyudan menerima kunjungan visitasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Tengah pada Selasa (15/7/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka validasi administrasi dan survei lokasi atas permohonan yayasan terkait rekomendasi pengelolaan aset tanah untuk pengembangan lembaga pendidikan.

Visitasi ini merupakan bagian dari proses penilaian kelayakan penggunaan aset tanah yang direncanakan untuk mendukung pengembangan sarana pendidikan. Tim dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan kesesuaian data administrasi dengan kondisi faktual di lokasi.


Ketua Yayasan Hidayatullah Haqqul Yaqin Mertoyudan, Suparja, S.Si., M.T., menyampaikan bahwa visitasi tersebut menjadi wujud komitmen yayasan dalam menjalankan pengelolaan aset secara tertib administrasi dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, sehingga pengelolaan tanah hibah ini dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” ujarnya.

Sebidang tanah yang menjadi objek validasi merupakan tanah hibah dari Haji Sungkono yang diperuntukkan bagi pembangunan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Lembaga pendidikan tersebut direncanakan mengusung konsep PAUD Montessori Islami yang berpijak pada penguatan nilai-nilai karakter.

Menurut Suparja, PAUD yang akan dibangun nantinya mengintegrasikan prinsip 29 Karakter Luhur sebagai landasan utama dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini.
“Kami berharap melalui pendekatan ini dapat lahir generasi yang berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki karakter kuat sejak awal pendidikan,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak yayasan berharap proses visitasi dan validasi dari Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah dapat berjalan lancar sehingga tahapan pengembangan lembaga pendidikan dapat segera direalisasikan.
“Dengan pendampingan dan pengawasan dari Kemenag, kami optimistis rencana pembangunan lembaga pendidikan Islami dan berkarakter ini dapat terwujud dengan baik,” pungkas Suparja.

Melalui langkah ini, Yayasan Hidayatullah Haqqul Yaqin Mertoyudan menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam penguatan pendidikan Islam sejak usia dini, sekaligus memastikan setiap tahapan pengelolaan dan pembangunan aset berjalan sesuai regulasi dan mendapat pengawasan dari pihak berwenang. (indi)